sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

India Hindari Pembelian Minyak Rusia Demi Capai Kesepakatan Dagang dengan AS

News editor Febrina Ratna Iskana
09/02/2026 06:56 WIB
Perusahaan-perusahaan kilang minyak di India menghindari pembelian minyak Rusia untuk pengiriman April untuk mencapai kesepakatan dagang dengan AS.
India Hindari Pembelian Minyak Rusia Demi Capai Kesepakatan Dagang dengan AS. (Foto: iNews Media Group)
India Hindari Pembelian Minyak Rusia Demi Capai Kesepakatan Dagang dengan AS. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel – Perusahaan-perusahaan kilang minyak di India menghindari pembelian minyak Rusia untuk pengiriman April dan diperkirakan menjauhi perdagangan tersebut untuk waktu yang lebih lama. Hal itu sebagai upaya untuk membantu New Delhi mencapai kesepakatan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS).

AS dan India semakin mendekati kesepakatan perdagangan pada Jumat pekan lalu, dengan mengumumkan kerangka kerja yang mereka harapkan dapat diselesaikan pada Maret yang akan menurunkan tarif dan memperdalam kerja sama ekonomi.

Indian Oil, Bharat Petroleum, dan Reliance Industries tidak menerima tawaran untuk pengiriman minyak Rusia pada Maret dan April, kata seorang pedagang yang menghubungi kilang-kilang tersebut seperti dilansir dari Reuters, Minggu (8/2/2026).

Namun, kilang-kilang ini telah menjadwalkan beberapa pengiriman minyak Rusia pada Maret, kata sumber-sumber di bidang penyulingan. Sebagian besar kilang lainnya telah berhenti membeli minyak mentah Rusia.

Ketiga perusahaan kilang dan kementerian energi India tidak menanggapi permintaan komentar. Menteri perdagangan pada Sabtu merujuk pertanyaan tentang minyak Rusia ke kementerian luar negeri.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri India mengatakan: "Diversifikasi sumber energi kita sesuai dengan kondisi pasar objektif dan dinamika internasional yang berkembang adalah inti dari strategi kita.”

Kementerian Luar Negeri India juga menyatakan hal itu merupakan upaya untuk memastikan keamanan energi bagi negara terpadat di dunia tersebut.

Meskipun pernyataan AS-India tentang kerangka perdagangan tidak menyebutkan minyak Rusia, Presiden AS Donald Trump mencabut tarif 25 persen yang dikenakan pada barang-barang India karena New Delhi telah berkomitmen untuk menghentikan impor minyak Rusia secara langsung atau tidak langsung.

Sebelumnya, Trump menerapkan tarif tersebut karena India membeli minyak Rusia. Meski begitu, New Delhi belum mengumumkan rencana untuk menghentikan impor minyak Rusia.

India menjadi pembeli utama minyak mentah Rusia yang didiskon setelah Rusia menginvasi Ukraina pada 2022. Hal itu memicu reaksi keras dari negara-negara Barat yang telah menargetkan sektor energi Rusia dengan sanksi yang bertujuan untuk mengurangi pendapatan Moskow dan mempersulit pendanaan perang.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement