sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ini Alasan Prabowo Baru Berkunjung ke Lokasi Bencana Gempa NTT

News editor Felldy Utama
26/08/2026 14:33 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (26/8/2026) hari ini.
Ini Alasan Prabowo Baru Berkunjung ke Lokasi Bencana Gempa NTT (FOTO:Dok Ist)
Ini Alasan Prabowo Baru Berkunjung ke Lokasi Bencana Gempa NTT (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel  – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (26/8/2026) hari ini. 

Dalam kesempatan ini, Prabowo mengungkap alasannya baru berkunjung setelah beberapa hari bencana gempa dahsyat terjadi.

Prabowo menegaskan bahwa keputusannya untuk tidak langsung turun ke lapangan di masa awal tanggap darurat merupakan langkah sengaja. Hal ini dilakukan agar seluruh instansi dan petugas di lapangan dapat bekerja maksimal melayani masyarakat tanpa terbebani oleh protokoler kedatangan pejabat pusat.

"Memang sengaja saya di awal-awal saya tidak mau datang karena saya mau beri kesempatan semua instansi untuk melayani rakyat langsung," kata Prabowo di Batalyon Teritorial Pembangunan Kabupaten Nagekeo, NTT.

Menurutnya, kehadiran pejabat pusat di masa-masa kritis awal bencana sering kali justru berpotensi memecah konsentrasi para petugas daerah. Prabowo tidak ingin fokus pelayanan kepada korban bencana teralihkan karena urusan penyambutan pejabat.

"Kadang-kadang kalau terlalu banyak pejabat pusat datang terpecah konsentrasi, jadi pejabat daerah harus menjemput dan sebagainya, itu kadang-kadang ada kecenderungan akhirnya bisa menjadi mengalihkan fokus pertama," ujarnya.

Meski tidak hadir secara fisik di hari-hari pertama, Prabowo memastikan bahwa pemerintah pusat terus memantau situasi secara terus menerus. Baginya, peran terpenting pemerintah pusat bukanlah sekadar meninjau lokasi, melainkan memastikan bantuan dan pelayanan tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.

"Tapi kita terus memonitor dan kita yang paling penting dari pusat adalah mengerahkan pelayanan dan bantuan, itu yang paling penting ya," tuturnya. Lebih lanjut, dia menilai kunjungan ke lokasi bencana akan menjadi tidak efektif jika hanya dilakukan untuk melihat situasi tanpa membawa solusi konkret bagi para korban.

"Kalau kita datang habis itu hanya lihat bencana tapi tidak bisa mengatasi, tidak bisa kirim bantuan, ya itu akhirnya kurang efektif, jadi setelah saya dapat laporan saudara-saudara saya pantau, kita sudah berbuat," ujar dia.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement