Menanggapi celah penyimpangan tersebut, Sudaryono menegaskan sikap tanpa pandang bulu terhadap siapapun yang memanfaatkan jabatannya maupun mengatasnamakan kedekatan pribadi dengannya.
Dia lantas meminta jajaran internal BGN hingga jajaran Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk langsung melaporkan segala tindakan ilegal kepada aparat penegak hukum.
"Kalau ada yang mengaku keluarga, teman, atau alumni lalu minta atensi, perlakuan khusus, hingga uang dan menekan internal kita atau SPPI, saya pastikan tidak ada hubungannya. Silakan laporkan saja ke pihak berwajib, saya tidak akan pandang bulu dan tidak peduli siapapun itu," kata Sudaryono.
Dia menyampaikan, di tengah berbagai tantangan dan sorotan publik, seluruh jajaran BGN diminta untuk tidak larut dalam sikap pesimistis. Pembenahan internal akan dilakukan secara menyeluruh dengan mengarahkan seluruh operasional agar berbasis sistem dan aturan petunjuk teknis yang baku.
"Tata kelolanya kemudian kita perbaiki yang tadinya gelap harus jadi terang, yang tadinya mungkin tidak transparan harus transparan, yang tadinya mungkin manual tergantung sama person-person orang-orang tidak boleh lagi. Harus by system. Saya mengatakan kalau tadinya mungkin semua sesuai arahan si ini, sesuai arahan si itu, itu tidak ada, kita sesuai dengan juklak-juknis aturan dan sistem yang kita bangun," kata dia.
(Dhera Arizona)