“Jika musuh ingin melakukan aksi di darat di pulau-pulau Iran atau di tempat lain di wilayah kami atau melakukan pergerakan angkatan laut di Teluk Persia dan Laut Oman, kami akan membuka front lain untuk mereka, sehingga tindakan mereka tidak hanya tidak menguntungkan bagi mereka tetapi juga akan melipatgandakan kerugian mereka,” katanya.
Sejauh ini, Houthi tidak berpartisipasi dalam perang antara Iran dengan AS dan Israel. Para ahli berpendapat bahwa hal itu mungkin keputusan strategis untuk memungkinkan eskalasi di kemudian hari.
Bulan lalu, Iran merebut kendali atas Selat Hormuz, jalur maritim penting yang dilalui sekitar seperlima minyak dan gas dunia. Langkah tersebut memicu kekacauan di pasar energi. (Wahyu Dwi Anggoro)