Sebelumnya, Iran meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah titik yang menjadi basis militer AS di Timur Tengah. Negara-negara yang menjadi sasaran mulai dari Arab Saudi hingga Qatar.
Markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain juga menjadi sasaran target misil Iran. Sejumlah tentara AS dilaporkan tewas dan terluka akibat serangan tersebut.
Sementara itu, pangkalan udara Prince Sultan milik AS di Arab Saudi juga tidak luput dari rudal Iran. Arab Saudi mengecam aksi Iran terhadap negara-negara tetangganya sekaligus mewanti-wanti adanya konsekuensi serius atas pelanggaran terhadap hukum internasional.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa operasi militer Iran akan terus berlanjut hingga musuh dihancurkan. Pasukan elit Iran ini mengklaim rudal-rudal milik mereka telah mengenai aset-aset militer milik AS dan Israel.
"Operasi ini akan terus berlanjut tanpa henti hingga musuh-musuh berhasil dikalahkan," kata IRGC.