sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenhaj Akan Negosiasi Ulang ke Maskapai Terkait Biaya Penerbangan Haji 2026

News editor Felldy Utama
14/04/2026 20:05 WIB
Kemenhaj juga masih terus melakukan pembahasan dengan pihak Maskapai. Pembahasan diharapkan bisa menyesuaikan harga riil yang ada.
Kemenhaj Akan Negosiasi Ulang ke Maskapai Terkait Biaya Penerbangan Haji 2026
Kemenhaj Akan Negosiasi Ulang ke Maskapai Terkait Biaya Penerbangan Haji 2026

IDXChannel - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan melakukan negosiasi ulang dengan pihak maskapai terkait biaya penerbangan Haji 2026.

Hal ini dikatakan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf saat disinggung ihwal tenggat waktu pembayaran ke pihak maskapai. Mulanya, dia mengatakan bahwa pemerintah tidak harus membayar sekarang untuk biaya tersebut.

"Tidak, tidak mesti harus dibayar sekarang. Tentu ada beberapa (tahapan)," kata pria yang akrab disapa Gus Irfan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Dia menyampaikan bahwa Kemenhaj juga masih terus melakukan pembahasan dengan pihak Maskapai. Pembahasan diharapkan bisa menyesuaikan harga riil yang ada.

"Kita juga masih bernegosiasi dengan pesawat Garuda maupun Saudia tentang angka riil yang harus kita kita seusaikan itu," katanya.

Dia memastikan bahwa biaya terkait kenaikan harga komponen ini tidak akan lebih tinggi dari usulan yang disampaikan pihak maskapai.

Diketahui, Kemenhaj telah menghitung perkiraan total kenaikan harga penerbangan yang dilayangkan Garuda Indonesia dan Saudi Airlines sebesar Rp1,7 triliun.

"Nambah (dari Rp1,7 triliun) jelas enggak, nambah tidak. Tapi kita berupaya bernegosiasi tentang angka riil yang harus kita sesuaikan itu," katanya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement