IDXChannel – Wacana penerapan konsep bagasi pesawat berdasarkan jumlah koper (piece concept) mulai mengemuka dan dinilai layak dikaji oleh industri penerbangan nasional. Kebijakan tersebut dinilai dapat menjadi alternatif untuk menyesuaikan layanan maskapai dengan perubahan pola perjalanan masyarakat.
Ketua Umum Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Rusmiati mengatakan, konsep one piece baggage allowance atau pengaturan bagasi berdasarkan jumlah koper merupakan salah satu opsi yang patut dipertimbangkan maskapai. Sebab, kebijakan tersebut berpotensi memberikan kemudahan bagi penumpang, khususnya mereka yang melakukan perjalanan jarak jauh atau berlibur dalam durasi lebih lama.
"Kami melihat hal tersebut jadi salah satu opsi kebijakan bagasi yang mungkin dapat dipertimbangkan oleh maskapai, selama implementasinya mampu menjawab kebutuhan penumpang, khususnya mereka yang melakukan perjalanan jarak jauh atau berlibur dalam durasi yang lebih panjang," kata Rusmiati di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Meski demikian, dia mengingatkan, penerapan skema tersebut perlu mempertimbangkan berbagai aspek operasional maskapai, mulai dari konsumsi bahan bakar hingga efisiensi biaya. Faktor-faktor tersebut menjadi pertimbangan penting sebelum kebijakan baru diterapkan.