Orang-orang yang mengetahui masalah ini mengatakan pembayaran tersebut telah ditangani secara diam-diam. Kurangnya transparansi dan ketidakpastian mengenai siapa yang mungkin menjadi target selanjutnya menambah lapisan gesekan baru pada jalur pelayaran.
Hanya sedikit kapal yang melintasi jalur air tersebut sejak perang, banyak di antaranya terkait dengan Iran. Beberapa kapal lainnya tampaknya mengambil rute serupa di dekat garis pantai Iran.
India, yang berhasil mengizinkan empat kapal pengangkut gas minyak cair (LPG) keluar dari Teluk Persia melalui Hormuz, mengatakan pada Selasa bahwa hukum internasional menjamin hak kebebasan navigasi melalui selat tersebut dan tidak ada yang dapat memungut biaya apa pun untuk penggunaan saluran tersebut.
Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan bahwa ia membahas perang Iran dalam panggilan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, termasuk dampak konflik tersebut terhadap koridor maritim.
“Memastikan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka, aman, dan dapat diakses sangat penting bagi seluruh dunia,” tulis Modi dalam sebuah unggahan di media sosial.