Aljazeera melaporkan bahwa Iran meluncurkan misil ke sejumlah titik di Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab. Pemerintah Bahrain mengonfirmasi adanya serangan misil terhadap Armada Kelima Angkatan Laut AS menjadi sasaran rudal Iran.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Qatar juga melaporkan pihaknya berhasil menghalau rudal Iran yang menyasar pangkalan Angkatan Udara (AU) AS Al-Udei. Namun, ledakan besar terdengar di ibu kota UEA, Abu Dhabi berdasarkan laporan Reuters.
Pangkalan AU Al-Salem di Kuwait dan Al-Dhafra di UEA juga menjadi sasaran rudal Iran. AFP juga melaporkan adanya ledakan di Riyadh, Arab Suadi. Negara-negara tersebut memutuskan untuk menutup wilayah udaranya.
Serangan misil tersebut merupakan respons Iran terhadap agresi kepada negaranya. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) membenarkan adanya peluncuran misil dan drone ke Israel.
Sebagai informasi, AS saat ini memiliki sekitar 40-50 ribu personil militer di Timteng. Keberadaan tentara tersebut tersebar di 19 titik pangkalan mulai dari Arab Saudi hingga Irak.
(Rahmat Fiansyah)