"Kami tidak pernah takut. Semua tindakan mereka - baik blokade maupun langkah militer lainnya yang telah mereka lakukan - telah gagal, dan rencana baru mereka ini juga akan gagal," katanya.
Perang antara AS-Israel dan Iran belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir sejak pecah pada Februari, meskipun Presiden AS Donald Trump berulang kali menyatakan kemenangan negaranya.
Selain mengumumkan perang ekonomi dengan Iran, Trump pekan lalu juga mengancam negara-negara yang membantu Iran akan menghadapi konsekuensi yang besar.
Perang AS-Iran telah mengguncang pasar energi global, di mana Selat Hormuz yang penting bagi ekspor minyak dan gas dari Teluk mengalami kelumpuhan.
Iran mengancam akan menyerang kapal yang melewati selat itu tanpa berkoordinasi dengan Teheran, sementara AS mengancam akan menghukum pihak yang mendukung kontrol Iran atas jalur maritim vital tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)