IDXChannel - Korps Garda Revolusi Iran mengatakan telah menembak jatuh sebuah drone MQ-9 Reaper milik militer Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari Al Jazeera pada Selasa (26/5/2026), pasukan Iran mengidentifikasi pesawat nirawak tersebut memasuki wilayah udaranya.
"Kami memiliki hak untuk membalas setiap pelanggaran gencatan senjata oleh AS," kata unit paramiliter Iran tersebut.
Insiden ini terjadi setelah militer AS mengatakan telah menyerang lokasi peluncuran rudal dan kapal penyebar ranjau milik Iran. Pentagon mengklaim serangan tersebut bertujuan untuk membela diri.
Dalam sebuah unggahan di Telegram, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei mengatakan bahwa AS tidak akan lagi memiliki pangkalan militer yang aman di kawasan Teluk.