Surat kabar tersebut mengatakan bahwa pemerintah Israel kemungkinan akan mendorong pelonggaran pembatasan aktivitas ekonomi. Tujuannya ialah untuk membatasi kerugian dan mengurangi dampak perang terhadap perekonomian.
Baca Juga:
Perang dimulai setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, memicu pertukaran rudal dan eskalasi militer selama berminggu-minggu yang telah menewaskan lebih dari 1.340 orang.
Israel kemdudian memperluas kampanye militernya di Lebanon menyusul serangan lintas batas oleh Hizbullah pada 2 Maret, melakukan serangan udara dan serangan darat meskipun ada gencatan senjata yang mulai berlaku pada November 2024. (Wahyu Dwi Anggoro)