Kendaraan mulai dari roda dua, roda empat hingga bus yang berplat luar Tasik mulai dari B (Jakarta) hingga T (Karawang) mewarnai kemacetan lalu lintas yang ditaksir mengular sepanjang 10 kilometer.
Kemacetan hingga 10 km berlangsung dari Simpang Sukamantri sampai perbatasan Tasikmalaya-Garut atau di titik tengah antara Jalan Malangbong dan Jalan Nasional.
Hanya kendaraan roda dua yang tampak bisa melaju di atas 20 km/jam. Selebihnya, kendaraan roda empat, apalagi bus, hanya sesekali bisa melaju.
Jika ditilik lebih jauh lagi, kepadatan arus sampai ke Pasar Lewo, Garut. Jaraknya dari tugu perbatasan kedua wilayah tersebut mencapai 11 kilometer. Artinya ada kemacetan arus balik sepanjang 20 kilometer lebih dari Kabupaten Tasikmalaya sampai Garut.
Andi memprediksikan kepadatan arus kendaraan yang melintasi Lingkar Gentong bakal terjadi hingga 29 Maret 2026, tetapi sifatnya situasional dan tidak selalu terjadi kemacetan.