Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung, PT JMTM akan berkoordinasi secara intensif dengan pengelola jalan tol, kepolisian, serta pihak terkait lainnya guna memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal. Seluruh area kerja akan dilengkapi dengan rambu-rambu pengamanan sesuai prosedur yang berlaku.
PT JMTM mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama.
Lokasi pekerjaan SFO yang dikerjakan PT JMTM meliputi:
KM 33+395 s.d. KM 33+227 Jalur B Lajur 1 sepanjang 168 meter pada 15 Juni 2026
KM 30+652 s.d. KM 30+825 Jalur A Lajur 1 sepanjang 173 meter pada 16 Juni 2026;
KM 37+000 s.d. KM 36+850 Jalur B Lajur 2 sepanjang 150 meter pada 17 Juni 2026;
KM 31+242 s.d. KM 31+120 Jalur A Lajur 1 sepanjang 122 meter pada 18 Juni 2026;
KM 31+120 s.d. KM 30+995 Jalur A Lajur 1 sepanjang 125 meter pada 19 Juni 2026;
KM 30+995 s.d. KM 30+870 Jalur A Lajur 1 sepanjang 125 meter pada 20 Juni 2026;
KM 27+272 s.d. KM 27+473 Jalur A Lajur 4 sepanjang 201 meter pada 21 Juni 2026.
Selain itu, PT JMTM juga akan melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan di beberapa lokasi, yaitu pada KM 33+950 s.d. KM 33+800 Jalur B sepanjang 150 meter yang direncanakan berlangsung pada 15–20 Juni 2026, rekonstruksi di off-ramp Sentul 4 Lajur 1 pada 15–17 Juni 2026, serta rekonstruksi Ramp E (mainroad) Jalur A pada 17–20 Juni 2026.
Sementara itu, pekerjaan pelebaran lajur pada arah Bogor menuju Ciawi akan dilaksanakan di KM 46+000 s.d. KM 43+000 Jalur B sepanjang 3.000 meter pada periode 15–21 Juni 2026.
(Rahmat Fiansyah)