Data tersebut merupakan data terbaru yang tercatat pada hari ini, dari pukul 00.00 hingga pukul 14.00. Dari jumlah tersebut, 6.000 di antaranya adalah sepeda motor dan 7.145 lainnya adalah kendaraan roda empat atau mobil.
“Kami menyampaikan di H+1 ini tanggal 23 Maret. Jadi, yang sudah menyeberang hari ini, reservasi untuk roda 2 kurang lebih 6.000 sepeda motor. Update tadi jam 14.00. Terus untuk yang kendaraan golongan empat atau roda empat itu 7.145 unit,” kata Vidon dalam keterangan resminya, Senin (23/3/2026) sore.
Selain itu, guna mengantisipasi adanya lonjakan volume kendaraan, Pelabuhan Bakauheni juga telah menyiapkan skema “Satu Kapal Khusus Sepeda Motor” untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan jika terjadi lonjakan volume pada masa puncak arus balik 2026.
Namun, saat ini skema tersebut belum dilakukan mengingat arus kendaraan di Pelabuhan Bakauheni yang dinilai belum mengalami lonjakan signifikan. Sehingga, saat ini para pemudik motor masih disatukan dengan kendaraan mobil dalam satu kapal.
“Untuk saat ini kami masih share ke semua kapal. Jadi belum ada yang khusus untuk sepeda motor. Nanti kita lihat kepadatan, baru kita menggunakan skema khusus untuk sepeda motor. Karena sekarang masih tergolong lancar. Jadi kita share ke semua kapal untuk sepeda motor,” pungkas dia.
(Nadya Kurnia)