Pemerintah juga terus mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api di kawasan tersebut. Pemantauan akan dilakukan setelah proses pemadaman untuk memastikan kondisi kawasan aman sebelum dibuka kembali.
Karhutla TNBTS menjadi perhatian karena kawasan tersebut merupakan kawasan konservasi sekaligus destinasi wisata alam yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi. Karena itu, pengendalian api, pencegahan meluasnya area terbakar, serta perlindungan kawasan sekitar menjadi prioritas pemerintah.
BNPB bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, pengelola kawasan, dan unsur terkait lainnya terus melakukan koordinasi dalam penanganan karhutla. Operasi darat dan udara akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
"Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sumber api, khususnya di tengah kondisi cuaca kering yang dapat membuat api lebih cepat menyebar," katanya.
(kunthi fahmar sandy)