sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tanggung Kerugian Bencana Iklim Rp82,5 Triliun, Nepal Sebut Negara Kaya Harus Bantu

News editor Kurnia Nadya
25/09/2026 17:03 WIB
Perhitungan awal atas kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana banjir di Nepal diperkirakan mencapai USD5 miliar.  
Tanggung Kerugian Bencana Iklim Rp82,5 Triliun, Nepal Sebut Negara Kaya Harus Bantu. (Foto: Istimewa)
Tanggung Kerugian Bencana Iklim Rp82,5 Triliun, Nepal Sebut Negara Kaya Harus Bantu. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Menteri Luar Negeri Nepal Shisir Khanal mengatakan bahwa negara-negara kaya harus ikut bertanggung jawab untuk membantu negara-negara rentan yang tidak banyak berkontribusi pada perubahan iklim, tetapi menanggung dampaknya secara signifikan. 

Khanal menyampaikan permintaan tersebut dalam wawancara dengan AFP di sela-sela agenda tingkat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Kamis (24/9/2026).

Pada akhir Agustus 2026 lalu, Nepal diterpa banjir bandang besar akibat massa es yang luruh atau gletser di wilayah pegunungan tinggi sepanjang perbatasan Nepal-China. Bencana tersebut menewaskan lebih dari 1.400 orang, sekitar 6.000 orang masih dinyatakan hilang. 

Perhitungan awal atas kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana tersebut diperkirakan mencapai USD5 miliar.  

Melansir CNA (25/09/2026), menurut Khanal, perubahan iklim kini bukan hanya teori. Dampaknya sudah dirasakan secara nyata, terutama oleh negara-negara rentan seperti Nepal yang berada di kawasan pegunungan Himalaya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement