Sekat bakar tersebut dibangun untuk menghambat penjalaran api sekaligus melindungi habitat orangutan Kalimantan. Pembangunannya melibatkan Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BPBD, pemadam kebakaran, masyarakat, dan pihak terkait.
Selain pemadaman, Kementerian Kehutanan juga memperkuat pengamanan kawasan pascakarhutla. Dalam perjalanan darat untuk mengecek lokasi kebakaran di Kalimantan Tengah, Menteri Kehutanan bersama jajaran Ditjen Gakkumhut menemukan tumpukan kayu gelondongan yang diduga berasal dari aktivitas ilegal.
Lokasi tersebut kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas juga memeriksa dua truk bermuatan kayu serta alat berat yang ditemukan di kawasan hutan.
Kementerian Kehutanan menyatakan penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga memastikan bara benar-benar tuntas, kawasan terlindungi, serta dugaan pelanggaran hukum ditindaklanjuti.
"Ukuran keberhasilan pengendalian karhutla bukan semata-mata pada naik atau turunnya hotspot. Yang harus dipastikan adalah api dan bara benar-benar padam, kebakaran tidak kembali muncul, masyarakat dan habitat satwa terlindungi, kawasan bekas kebakaran tetap terjaga, serta setiap indikasi pelanggaran ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum," katanya.
(Nadya Kurnia)