sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenekraf Bagikan Agenda Perayaan Imlek Nasional 2026, Ini Rangkaian Acaranya

News editor Niko Prayoga
28/01/2026 18:50 WIB
Perayaan Imlek Nasional 2026 bakal digelar di Lapangan Banteng Jakarta.
Kemenekraf Bagikan Agenda Perayaan Imlek Nasional 2026, Ini Rangkaian Acaranya. (Foto: MNC Media)
Kemenekraf Bagikan Agenda Perayaan Imlek Nasional 2026, Ini Rangkaian Acaranya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Perayaan Imlek Nasional, Irene Umar, memaparkan rangkaian Perayaan Imlek Nasional 2026, rangkaian perayaan berlangsung mulai pertengahan Februari dan puncaknya di awal Maret 2026.

“Tahun ini imlek akan dimulai dari 17 Februari sampai Cap Go Meh di 3 Maret. Ramadan juga akan mulai di tanggal 18, kira-kira. Saat kita berbarengan, nih. Berarti kita juga saling hormat-menghormati di sana,” kata Irene, Rabu (28/1/2026).

Perayaan Imlek Nasional 2026 bakal digelar di Lapangan Banteng Jakarta. Tempat ini  dipilih karena letaknya yang strategis diantara simbol-simbol rumah ibadah besar di Indonesia. 

Seperti Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal, di mana nantinya perayaan tersebut juga akan dipadukan dengan acara buka bersama, mengingat perayaan Imlek 2026 bertepatan dengan Ramadan.

“Ini Imlek Festival-nya kita akan diadakan di Lapangan Banteng, Jakarta, di tanggal 28 Februari. Ini puncak acara, tetapi ada rangkaian acara dan akan dimulai dari buka puasa bersama,” lanjutnya.

Rangkaian acara tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi kreatif melalui pelibatan UMKM dan edukasi budaya yang nantinya akan berdampak kepada aspek keberlanjutan dalam penyelenggaraan festival kuliner dan seni yang digelar.

“Kedua, ada pasar Festival Pasar Kuliner Seni dan Kreatif untuk menunjukkan ada UMKM-nya bisa terlibat, yang jualan makanan bisa terlibat dan yang kita kedepankan juga sustainability karena ini adalah issues yang bukan hanya ngetren tapi memang kita sebagai fellow human being saja harus mengedepankan hal tersebut,” tutur Irene.

Irene mengungkap bahwa salah satu daya tarik utama adalah Parade Imlek Nusantara, yang bertujuan untuk memamerkan kekayaan tradisi Tionghoa dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. 

Harapannya, cuplikan tradisi ini dapat menarik minat wisatawan untuk mengunjungi daerah asalnya secara langsung.

“Contohnya nih, teman-teman bingung, Cap Go Meh saya mau ke mana ya? Ini diadakan tanggal 28. Kalau misalnya sudah dipilih nih, saya penginnya ke sini, buru-buru deh pesen tiket untuk yang 3 Maret 2026,” ungkap dia.

Sebagai penutup rangkaian, perayaan ini akan dikukuhkan melalui aktivasi nasional yang dihadiri oleh jajaran pemerintahan. 

“Terakhir ada puncak acaranya Imlek Nasional bareng-bareng dengan Kabinet Merah Putih dan National Activations,” pungkas Irene.


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement