IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto blak-blakan mengenai alasan di balik kebijakan pemangkasan belanja anggaran negara yang tidak efisien.
Dalam tayangan bertajuk 'Presiden Prabowo Menjawab' bersama para pakar dan jurnalis, dia menegaskan efisiensi besar-besaran adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan uang rakyat dari potensi tindak pidana korupsi.
Prabowo mengungkapkan, pada tahap awal efisiensi, pemerintah berhasil menghemat dana sebesar Rp308 triliun. Dia pun meyakini, jika dana tersebut tidak segera dipotong, maka akan membuka celah korupsi.
"Waktu pertama melakukan efisiensi, kita menghemat Rp308 triliun dari pemerintah pusat. Dari mana itu? Dari semua pengeluaran yang akal-akalan. Keyakinan saya, itu semua Rp308 triliun ini jika tidak dipotong, ini ke arah korupsi," ujarnya dalam tayangan tersebut, Kamis (19/3/2026).