Selain itu, Kabupaten Bungo memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat terus berkembang dengan dukungan konektivitas udara yang memadai, mulai dari sektor perkebunan kelapa sawit dan karet, pertambangan, hingga sektor pariwisata dan budaya yang khas.
Dari sisi infrastruktur, Bandar Udara Muara Bungo saat ini telah memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung pelayanan penerbangan komersial. Bandara ini memiliki landas pacu sepanjang 2.100 meter dengan lebar 30 meter yang mampu melayani pesawat sekelas Airbus A320-200. Sementara itu, terminal penumpang seluas hampir 2.974 m² siap memberikan pelayanan yang nyaman bagi pengguna jasa transportasi udara.
Melalui pengoperasian rute ini, Batik Air akan melayani penerbangan setiap hari menggunakan pesawat berkapasitas 156 kursi.
Kehadiran layanan penerbangan langsung menuju Jakarta oleh Batik Air diharapkan tidak hanya memberikan nuansa baru tetapi juga dapat menciptakan persaingan yang kompetitif dan bersinergi antar maskapai penerbangan, sekaligus juga memberikan pilihan bagi masyarakat.
"Kami berharap peningkatan frekuensi penerbangan ini dapat mendorong pertumbuhan jumlah penumpang, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah serta membuka peluang pengembangan rute-rute baru di masa mendatang," kata Lukman.