sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenhut Catat Titik Karhutla Naik Jadi 338, Lonjakan Tertinggi di Kalteng

News editor Yuwantoro Winduajie
06/11/2026 16:27 WIB
Jumlah tersebut meningkat 123 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 215 hotspot.
Kemenhut Catat Titik Karhutla Naik Jadi 338, Lonjakan Tertinggi di Kalteng
Kemenhut Catat Titik Karhutla Naik Jadi 338, Lonjakan Tertinggi di Kalteng

Di Tanjung Taruna masih ditemukan banyak kepulan asap, sedangkan api di Jabiren belum sepenuhnya padam. Kedua lokasi tersebut merupakan lahan gambut dengan tipe kebakaran permukaan dan bawah.

Penanganan karhutla juga masih dilakukan di Sumatera Selatan, meski tidak terdeteksi hotspot high confidence. Pemadaman berlangsung di Pulau Geronggang dan Talang Rimba, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Di Talang Rimba, api belum padam dan masih membutuhkan pemadaman lanjutan. Sementara kebakaran di Pulau Kabai, Kabupaten Ogan Ilir, telah dinyatakan padam.

Selain itu, operasi pemadaman masih berlangsung di Desa Sepaso Timur, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Hingga laporan terakhir, api di lokasi tersebut belum sepenuhnya padam.

Penguatan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah turut dikawal langsung Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Pada Kamis (5/11), Raja Juli tiba di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun, untuk memperoleh laporan langsung mengenai perkembangan penanganan karhutla dan insiden kecelakaan helikopter Mi-17V5.

Helikopter milik TNI Angkatan Darat tersebut mengalami kecelakaan pada 4 November saat menjalankan misi water bombing untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah sekitar Taman Nasional Tanjung Puting.

Menhut menyampaikan duka cita mendalam dan penghormatan kepada para kru yang gugur dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut. Dia juga memastikan kru yang selamat memperoleh penanganan medis terbaik.

Kehadiran Menhut di Kalimantan Tengah merupakan bagian dari upaya memastikan penanganan karhutla tetap berjalan di tengah peningkatan hotspot. Koordinasi dengan TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait juga terus diperkuat.

Manggala Agni Kemenhut bersama BNPB, TNI, Polri, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api, dunia usaha, dan relawan terus melakukan patroli, pengecekan lapangan (groundcheck), pemadaman langsung, pembasahan, penyisiran bara, mopping up, hingga pendinginan sesuai kondisi di lapangan.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement