Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan World Healthy Organization (WHO) untuk melakukan screening terhadap penyebaran virus tersebut. Terlebih ia menyebut bahwa virus Hanta merupakan salah satu virus berbahaya.
“Ini virus ini kan virus yang lumayan berbahaya. Jadi kita udah koordinasi dengan WHO. Kita minta ke WHO untuk bisa lakukan screeningnya,” kata Menkes saat diwawancarai di Kantor Kementerian Kesehatan, Kamis (7/5/2026).
Selain itu, Kemenkes juga tengah mengupayakan antisipasi dengan mempersiapkan berbagai screening virus yang dimiliki seperti rapid test dan mesin PCR. Di sisi lain, pihaknya saat ini juga masih fokus ke dalam survielance atau pengawasan ketat. Sehingga penanganan bisa segera dilakukan jika virus tersebut benar-benar menyebar.
“Yang kita lakukan kita mempersiapkan agar screening-nya kita punya. Apakah itu dalam bentuk rapid test kayak kita Covid-19 dulu maupun reagen-reagen yang digunakan di mesin PCR. Jadi sekarang kita masih fokus ke surveillance supaya kalau ada apa-apa kita bisa cepat tahu,” kata Budi.
(Febrina Ratna Iskana)