sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kementerian PU Aktifkan 143 SPAM di Sumatera Pascabencana

News editor Rahmat Fiansyah
08/02/2026 02:00 WIB
Kementeria PU memprioritaskan percepatan pemulihan layanan dasar, khususnya air bersih dan sanitasi, bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. 
Kementeria PU memprioritaskan percepatan pemulihan layanan air bersih dan sanitasi, bagi masyarakat terdampak bencana Sumatera. (Foto: Dok. PU)
Kementeria PU memprioritaskan percepatan pemulihan layanan air bersih dan sanitasi, bagi masyarakat terdampak bencana Sumatera. (Foto: Dok. PU)

Secara rinci, pemulihan layanan air bersih di Provinsi Aceh mencakup 54 SPAM yang telah kembali berfungsi dari total 71 unit terdampak di 10 kabupaten/kota. Perbaikan instalasi dan jaringan distribusi di wilayah ini berhasil memulihkan kapasitas layanan sebesar 1.595 liter per detik.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Barat, Kementerian PU memulihkan 52 SPAM dari 60 unit yang ditangani di 13 kabupaten/kota, dengan kapasitas layanan mencapai 2.263 liter per detik. Adapun penanganan permanen di Sumatera Barat ditargetkan rampung bertahap hingga Agustus 2028.

Selanjutnya, di Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 37 SPAM dari 45 unit terdampak di 9 kabupaten/kota telah beroperasi kembali dengan kapasitas 1.445 liter per detik, sedangkan sisanya masih dalam tahap penyesuaian desain teknis.

Selain memulihkan SPAM eksisting, Kementerian PU menyiagakan 537 unit sarana darurat untuk menjangkau wilayah yang infrastrukturnya belum pulih sepenuhnya. Sarana pendukung tersebut meliputi Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile, mobil tangki air, hidran umum, toren, unit pengolahan air siap minum, hingga fasilitas sanitasi berupa toilet portable dan darurat.

Guna menjamin ketersediaan air baku jangka panjang, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Jenderal Cipta Karya juga mempercepat pembangunan sumur bor di lokasi dengan kerusakan jaringan berat.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement