sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemlu: Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Gempa M 7,4 di Jepang

News editor Riyan Rizki Roshali
20/04/2026 19:01 WIB
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan, sampai saat ini belum ada laporan warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa M 7,4 yang terjadi di Jepang.
Kemlu: Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Gempa M 7,4 di Jepang. (Foto Istimewa)
Kemlu: Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Gempa M 7,4 di Jepang. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan, sampai saat ini belum ada laporan warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa M 7,4 yang terjadi di Jepang hingga memicu peringatan tsunami.

“Hingga saat ini, belum terdapat laporan terkait WNI yang terdampak gempa,” kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Dia menuturkan, KBRI terus melakukan komunikasi lebih lanjut dengan simpul-simpul masyarakat khususnya di Prefecture Aomori dan Iwate.

“Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tokyo telah menerima informasi terkait adanya peringatan bencana tsunami di Prefektur Aomori, Iwate, dan sebagian Hokkaido pasca terjadinya gempa bumi di pesisir Sanriku, pada 20 April 2025, pukul 16.52 waktu setempat,” ujar dia.

Dia pun mengimbau WNI yang berada di Prefektur Aomori, Iwate, dan Hokkaido agar terus memonitor dari dekat Tsunami Warning dan melakukan upaya-upaya sesuai dengan imbauan dari pemerintah setempat.

“Dalam keadaan darurat dapat menghubungi Hotline KBRI Tokyo melalui +81 80-3506-8612 atau +81 80-4940-7419,” ujar dia.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,5 mengguncang lepas pantai timur laut Jepang pada Senin (20/4/2026)

Menurut Badan Meteorologi Jepang, gempa tersebut berpusat di Samudra Pasifik dan berada pada kedalaman 10 kilometer.

Gelombang tsunami terbesar diperkirakan akan terjadi di prefektur Iwate, Aomori, dan Hokkaido, dengan potensi ketinggian hingga tiga meter.

Badan tersebut mengatakan telah mencatat tsunami setinggi 70 sentimeter setelah gempa.

Di lain sisi, Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono memastikan gempa bumi berkekuatan M 7,4 yang mengguncang Jepang, tidak memicu tsunami sampai ke wilayah Indonesia.

“Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia,” kata Rahmat dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement