IDXChannel—Kementerian Komunikasi dan Digital mengungkapkan jumlah nomor seluler baru yang beredar setiap hari menurun secara signifikan setelah registrasi pelanggan berbasis biometrik diterapkan (1 Juli 2026).
Jika pada akhir 2024 jumlah nomor seluler baru beredar bisa mencapai sekitar satu juta nomor per hari, kini angkanya menurun drastis. Menjadi sekitar 250.000 hingga 280.000 nomor saja per hari.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan penurunan tersebut berdasarkan laporan dari operator seluler yang mengikuti evaluasi pelaksanaan registrasi biometrik pada Kamis (23/7/2026).
"Ketika 2024 akhir ketika kami masuk kantor Komdigi itu, dalam satu hari ada 1 juta nomor baru beredar. Saat ini, dari laporan operator seluler, kurang lebih 250.000, paling banyak 280.000. Jadi angkanya mulai lebih masuk akal," kata Meutya.
Menurut dia, tingginya jumlah nomor baru yang beredar sebelumnya menimbulkan pertanyaan mengenai pihak yang membeli kartu SIM dalam jumlah sangat besar setiap harinya.