Menteri Luar Negeri Iran mengonfirmasi pertemuan tersebut pada Minggu, menandakan peran Islamabad yang berkelanjutan sebagai mediator. Baghaei mengonfirmasi bahwa pertukaran pesan melalui perantara Pakistan masih berlanjut.
Kedua pihak tetap berbeda pendapat mengenai program nuklir Iran, aset yang dibekukan, dan kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz.
Washington mengisyaratkan bahwa mereka mungkin akan mengalihkan aset Iran dari tuntutan Teheran. Departemen Keuangan AS akan menyediakan aset Iran kepada sekutu Teluk untuk membiayai perbaikan kerusakan yang disebabkan oleh Iran, kata sebuah sumber yang dekat dengan Menteri Keuangan Scott Bessent kepada Reuters dan CBS News.
Baghaei menyebut langkah itu sebagai provokasi, dan menuntut Washington "hanya perlu melepaskan aset Iran dan menyediakannya untuk Iran."
"Tindakan teroris Iran yang berbahaya ini merupakan eskalasi yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab, pelanggaran terang-terangan terhadap semua hukum dan norma internasional, dan ancaman langsung terhadap stabilitas regional," kata Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Jasem Mohamed Albudaiwi, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Investing, Minggu (7//6/2026).