Kemajuan signifikan juga terjadi di paket kontrak CP202. Paket kontrak yang mencakup pembangunan terowongan dan stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar ini telah mencapai 68,00 persen.
Paket kontrak yang menjadi salah satu milestone konstruksi sipil di Indonesia dengan terowongan dan stasiun bertingkat empat di bawah tanah ini terus mempercepat penyelesaiannya.
Per Juli 2026, mesin bor terowongan 1 telah menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar. Momen ini menjadikan terowongan arah utara dari Bundaran HI hingga Kota telah terhubungkan.
Pada paket kontrak CP203, perkembangannya telah mencapai 86,85 persen dengan pekerjaan di Stasiun Kota dan Glodok seperti instalasi pipa, kabel, plastering dan pengecatan serta pemasangan panel ACP dinding, hingga pekerjaan arsitektural lainnya masih terus dilakukan. PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan penyelesaian dan operasional pada akhir 2029.
Di luar pekerjaan sipil terowongan dan stasiun, paket kotrak CP205 juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan 52,45 persen dari target 44,96 persen. Per 25 Juli, pengecoran rel di terowongan arah utara dan selatan segmen Bundaran HI-Thamrin telah selesai dikerjakan, termasuk area peron stasiun Thamrin.