Hal tersebut makin memperparah kondisi ketenagakerjaan di Indonesia, sebab pabrik yang berpindah melakukan PHK karyawan yang diproyeksikan jumlahnya bukan sedikit. Sebagai contohnya, Said Iqbal menyebut, pabrik asal Korea dan Jepang yang sebelumnya ada di Indonesia mulai mengalihkan ke negara Vietnam.
"Bukan karena upah minimum, jangan alasan permintaan kenaikan upah sampai 9 persen akan dikembangkan isu akan terjadi PHK, itu tidak benar," kata Said Iqbal.
(kunthi fahmar sandy)