Sugiono menambahkan, Macron kembali menyampaikan undangan pertemuan kepada Prabowo dengan mengajukan tanggal baru yang akhirnya disepakati.
"Pada saat pertemuan kedua kepala negara, Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini," ujarnya.
Dia menegaskan, keputusan Presiden Prabowo berangkat ke Prancis juga dilandasi pertimbangan diplomatik karena undangan tersebut telah diajukan untuk kedua kalinya.
"Karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua, maka Bapak Presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris," kata Sugiono.
(Dhera Arizona)