Prasetyo pun mengatakan bahwa peta jalan sudah ada dalam rangka mendorong peningkatan riset nasional.
“Peta jalan riset seperti tadi, bukunya juga sudah dihasilkan, yang intinya adalah riset-riset yang sekarang kita jalankan, semua harus dalam satu grand design.”
Lebih lanjut, Prasetyo membeberkan bahwa riset-riset yang dijalankan diharapkan bisa langsung memberikan dampak untuk menyelesaikan masalah seperti penanganan sampah hingga peralihan penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG) untuk menekan angka impor dan beban subsidi energi nasional.
“Misalnya contoh riset tentang sampah, waste to energy, kemudian peralihan kalau dari LPG menuju ke nanti menuju ke CNG. Nah, riset-riset yang langsung-langsung berdampak pada menyelesaikan masalah-masalah yang kita hadapi,” paparnya.
(Nadya Kurnia)