IDXChannel - Serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran memasuki hari kedua. Eskalasi ini semakin meredupkan prospek gencatan senjata.
Dilansir dari AP pada Minggu (28/6/2026), Komando Pusat Militer AS (Centcom) mengumumkan serangan terhadap sejumlah wilayah Iran di dekat Selat Hormuz pada Sabtu.
"Iran memiliki kesempatan untuk menghormati perjanjian gencatan senjata tetapi memilih untuk tidak melakukannya," kata Centcom di media sosial.
Menurut Centcom, aksi terbarunya ini merupakan balasan atas serangan Iran terhadap sebuah kapal di dekat Selat Hormuz beberapa jam sebelumnya.
"Pasukan mereka meluncurkan serangan drone satu arah yang menghantam M/T Kiku. Kapal tanker berbendera Panama itu sedang melintas di dekat Selat Hormuz dengan membawa lebih dari dua juta barel minyak mentah," kata Centcom.