sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

KSPI Sebut Potensi PHK Masih Mengintai, Harga Bahan Bakar dan Relokasi Pabrik Jadi Pemicu

Economics editor Tangguh Yudha
28/06/2026 16:15 WIB
Kesimpulan tersebut diperoleh setelah dilakukan kunjungan kerja dan inspeksi mendadak ke sejumlah perusahaan.
KSPI Sebut Potensi PHK Masih Mengintai, Harga Bahan Bakar dan Relokasi Pabrik Jadi Pemicu. (Foto: Istimewa)
KSPI Sebut Potensi PHK Masih Mengintai, Harga Bahan Bakar dan Relokasi Pabrik Jadi Pemicu. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengungkapkan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi sejumlah sektor industri di Indonesia.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kenaikan biaya energi, pelemahan daya beli masyarakat, hingga relokasi pabrik oleh perusahaan multinasional.

Iqbal mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh setelah dilakukan kunjungan kerja dan inspeksi mendadak ke sejumlah perusahaan yang berada di Jawa Barat, Jawa Timur, serta DKI Jakarta.

"Memang potensi PHK itu tidak bisa dihindari akibat adanya dampak dari perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran, yang mengakibatkan harga BBM industri, termasuk gas itu melambung tinggi," ungkapnya, Minggu (28/6/2026).

Selain kenaikan harga bahan bakar dan gas industri, Iqbal menilai melemahnya daya beli masyarakat turut memperburuk kondisi dunia usaha. Penurunan konsumsi menyebabkan produksi perusahaan ikut berkurang, sehingga mendorong langkah efisiensi yang berujung pada PHK.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement