“Tapi poinnya adalah di daerah Waingapu itu adalah wilayah yang sangat miskin, yang belum pernah disentuh pembangunan. Di era inilah itu sudah dibangun. Sekarang sedang dalam proses konstruksi, harapannya akhir 2027 ini akan selesai,” tuturnya.
Program berikutnya adalah mendorong swasembada garam melalui pembukaan lahan di Rote, NTT. Trenggono menyebut Indonesia selama ini mengimpor garam tidak kurang dari 3 juta ton.
“Kita selalu mengimpor tidak kurang dari 3 juta ton garam, dan kita sudah mulai membuka lahan di Rote,” katanya.
Menurut Trenggono, pemilihan Rote juga mempertimbangkan lokasinya yang terpencil dan berbatasan dengan Australia. Dia mengatakan program tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
“Dan ini adalah pencapaian yang sangat strategis, ya. Pertama, membuka lapangan kerja di lokal, dan kita hire juga orang-orang lokal,” ujarnya.