"Mereka tetap sangat keras pada isu yang paling utama dan seperti yang selalu saya katakan sejak awal bertahun-tahun lalu, Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," kata Trump merujuk pada Mohammad Bagher Ghalibaf, Abbas Araghchi, dan Ali Bagheri.
Trump juga menyinggung Selat Hormuz yang dinilai merusak reputasi Iran. Menurut Trump, keputusan Iran menaruh ranjau di jalur sempit tersebut memicu kecemasan dan penderitaan bagi banyak orang di seluruh dunia.
Dia juga mengkritik rencana Iran menetapkan pungutan atas kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz. Dia menyebutnya sebagai pemerasan.
"Ini adalah pemerasan global, dan para pemimpin negara, khususnya AS, tidak akan pernah mau diperas," kata Trump.
Dia juga meminta kapal-kapal yang membayar pungutan untuk tidak melakukannya. Selat Hormuz disebutnya merupakan perairan interansional dan siapapun boleh melewatinya tanpa pungutan.