“Dengan adanya one way, otomatis terjadi penumpukan di jalan arteri, terutama di jalur ini karena menjadi akses utama ke Jakarta,” katanya.
Untuk mengurai kepadatan, aparat kepolisian bersama TNI dan unsur terkait lainnya telah disiagakan di sejumlah titik strategis, khususnya di persimpangan jalan. Petugas melakukan pengaturan serta penarikan arus kendaraan guna mencegah kemacetan yang lebih parah.
“Kami tempatkan anggota di perempatan untuk mengurai kepadatan. Ada juga bantuan dari TNI, Pramuka, dan instansi lainnya,” katanya.
Meski kepadatan mulai terjadi, hingga saat ini belum ada penerapan rekayasa lalu lintas tambahan seperti pengalihan arus atau penutupan jalan. Iptu Suganda menyebut, kebijakan tersebut masih menunggu arahan dari pimpinan, dalam hal ini Kapolres Cirebon Kota.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi arahan petugas dan mengatur waktu perjalanan guna menghindari titik-titik kepadatan di jalur arteri.
(Nur Ichsan Yuniarto)