Badan tersebut terpaksa mengurangi jatah makanan untuk komunitas yang terancam kelaparan di Sudan, dan sekarang hanya dapat mendukung satu dari empat anak yang kekurangan gizi akut di Afghanistan.
Skau juga menyatakan keprihatinannya atas gangguan pasar pupuk global akibat lumpuhnya Selat Hormuz, jalur utama bagi seperempat pasokan pupuk dunia.
Skau menekankan bahwa melonjaknya biaya pangan dan bahan bakar global dapat membuat jutaan keluarga tidak mampu membeli makanan pokok, dan memperingatkan bahwa negara-negara yang bergantung pada impor akan terkena dampak paling parah. (Wahyu Dwi Anggoro)