Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu menyiapkan dua rute evakuasi, satu melalui perairan Iran dan yang lainnya melalui perairan Oman.
Namun, Iran kemudian menekankan kapal-kapal hanya bisa melintasi Selat Hormuz melalui rute yang diaturnya.
“Saya telah memutuskan untuk menunda sementara pelaksanaan [rencana evakuasi] untuk memastikan kembali bahwa jaminan keselamatan yang diperlukan tetap berlaku untuk kapal-kapal dalam daftar evakuasi kami, serta semua kapal di wilayah tersebut,” kata Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez dalam sebuah pernyataan.
Ever Lovely dikabarkan bukan merupakan bagian dari operasi evakuasi yang dilakukan IMO. Misi tersebut mencakup sekitar 600 kapal yang membawa total 11.000 pelaut. (Wahyu Dwi Anggoro)