sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pelayaran di Selat Hormuz Naik Tajam, 71 Kapal Melintas dalam 3 Hari

News editor Wahyu Dwi Anggoro
23/06/2026 10:39 WIB
Pelayaran kapal melalui Selat Hormuz meningkat tajam setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) perdamaian antara Amerika serikat (AS) dan Iran.
Pelayaran di Selat Hormuz Naik Tajam, 71 Kapal Melintas dalam 3 Hari.
Pelayaran di Selat Hormuz Naik Tajam, 71 Kapal Melintas dalam 3 Hari.

IDXChannel - Pelayaran kapal melalui Selat Hormuz meningkat tajam setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) perdamaian antara Amerika serikat (AS) dan Iran.

Namun, pemulihan di jalur perdagangan energi utama tersebut masih rapuh.

Menurut data MarineTraffic, terdapat 71 kapal yang dikonfirmasi melalui Selat Hormuz antara 19 dan 21 Juni.

Dilansir dari Anadolu pada Selasa (23/6/2026), jumlah terbanyak dicatat pada 20 Juni dengan 35 kapal.

Namun, lalu lintas belum sepenuhnya normal. MarineTraffic mengatakan bahwa aktivitas pelayaran masal di bawah level pra-perang.

Sementara itu, banyak kapal juga masih mematikan sistem identifikasi otomatis (AIS) saat melintasi Selat Hormuz karena khawatir diserang.

Selat Hormuz sangat penting bagi perdagangan energi global.  Menurut Badan Informasi Energi AS dan Badan Energi Internasional, aliran minyak melalui jalur air tersebut rata-rata mencapai 20 juta barel per hari pada 2024, setara dengan sekitar 20 persen dari konsumsi cairan minyak bumi global.

Meskipun meredanya konflik antara AS dan Iran memungkinkan lebih banyak kapal untuk melintasi Selat Hormuz, ketidakpastian diplomatik terus membebani pemilik kapal, perusahaan asuransi, dan penyewa kapal. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement