Situasi di lapangan menunjukkan kepulan asap putih masih terlihat di antara lahan-lahan yang menghitam terbakar dilalap si jago merah. Beberapa titik api kecil tampak di antara tumpukan sampah.
Personel pemadam kebakaran melakukan penyemprotan dengan selang panjang. Eksavator membantu mengurai tumpukan sampah. Sementara itu, tiga helikopter water bombing bolak-balik mengguyur lokasi yang terpantau memiliki titik api.
Area pemadaman dibagi menjadi tiga sektor, yaitu utara, tengah, dan selatan untuk memudahkan koordinasi dan penanganan.
Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan menjelaskan, upaya pemadaman kebakaran lahan TPA ini membutuhkan penanganan khusus karena jenis lahan menyerupai lahan gambut dimana api tidak berada di permukaan namun membara di dalam tumpukan sampah. Upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai metode.
"Satgas darat melakukan penyemprotan untuk api di permukaan dan injeksi untuk api di bawah permukaan. Satgas udara water bombing menjangkau dari atas," ujarnya melalui keterangannya, Selasa (7/7/2026).