Melalui E-Bus Hub, ITDP menghadirkan sejumlah fitur yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun perencanaan.
Salah satu fitur utamanya adalah kalkulator perencanaan bus listrik. Dengan perangkat ini, pemerintah daerah dan operator dapat memperkirakan kebutuhan biaya untuk beralih ke bus listrik, dampak ekonomi yang dihasilkan, hingga potensi penurunan emisi.
“Kalau kami bertransisi ke bus listrik itu butuh biaya berapa, lalu juga dampak ekonominya berapa, dampak penurunan emisi yang dihasilkan itu seberapa, dan juga kalau kami mau mengimplementasikan 20 bus listrik itu nanti social cost-nya berapa. Nah, ini yang juga kami hadirkan di website ini,” ujar Gonggom dalam peluncuran E-Bus Hub di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Selain kalkulator, tersedia pula fitur peta sebaran bus listrik. Melalui fitur ini, pengguna dapat melihat jumlah bus listrik yang telah beroperasi di Indonesia, lokasi penyebarannya, hingga tipe kendaraan yang digunakan.
Informasi tersebut diharapkan bisa memberikan gambaran mengenai perkembangan elektrifikasi bus di berbagai daerah. Pemerintah daerah juga dapat menjadikannya sebagai referensi ketika mulai menyusun rencana pengadaan dan pengoperasian bus listrik.