Meski demikian, proses belajar mengajar di sebagian besar wilayah terdampak tetap berjalan. Sejumlah sekolah masih menggunakan fasilitas sementara, terutama di kawasan rawan bencana yang direncanakan untuk direlokasi.
"Dari 4.922 sekolah, ada beberapa sekolah yang ada di tenda, terutama di daerah merah yang diharap relokasi," ujarnya.
Menurut Tito, pemerintah saat ini juga tengah membahas kesiapan lokasi relokasi bagi sekolah-sekolah yang berada di zona rawan bencana. Sementara itu, sebagian sekolah lain masih menggunakan fasilitas darurat atau menumpang di sekolah terdekat.
"Ada juga yang menumpang di sekolah yang lain. Ada juga yang di kelas darurat," katanya.
(Nadya Kurnia)