Di sisi transaksi pembayaran, Kartu Multi Trip (KMT) masih menjadi pilihan utama pengguna Commuter Line Jabodetabek. Sebanyak 46,30 persen dari seluruh transaksi pembayaran atau lebih dari 82,42 juta transaksi menggunakan KMT. Angka tersebut diikuti transaksi menggunakan kartu bank yang mencapai 44,85 persen atau sekitar 79,83 juta transaksi.
Seiring peningkatan layanan, pembayaran tiket Commuter Line Jabodetabek juga dapat dilakukan menggunakan kode QR dan Qristap. Hingga semester I-2026, metode pembayaran tersebut mencatatkan 15,7 juta transaksi atau setara 8,82 persen dari total transaksi.
Karina menyampaikan apresiasi kepada para pengguna yang menjadikan Commuter Line sebagai pilihan utama transportasi publik. Dia juga mengapresiasi dukungan pemerintah dan para pemangku kepentingan terhadap layanan KAI Commuter.
“Terima kasih kepada seluruh pengguna. Pemerintah dan seluruh stakeholders yang telah menjadikan kereta api sebagai bagian dari perjalanan sehari-hari,” katanya.
(Dhera Arizona)