IDXChannel – Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir pengguna Commuter Line di lintas Tanahabang-Rangkasbitung yang dikenal dengan jalur green line menunjukkan kenaikan yang signifikan. Peningkatan pergerakan orang pada layanan tersebut terus mengalami pertumbuhan tiap tahunnya.
Sepanjang 2025, lintas itu melayani 77.552.716 pengguna, meningkat dibandingkan pengguna pada 2024 yaitu sebanyak 69.999.362 orang. Sementara itu, pada 2023 sebanyak 62.085.471 pengguna, naik dari 2022 sebanyak 43.317.716 orang.
Tren peningkatan ini menunjukkan peran Commuter Line dalam menopang aktivitas ekonomi harian masyarakat wilayah penyangga Jakarta, khususnya Tangerang Selatan (Tangsel).
Wilayah tersebut terus tumbuh sebagai salah satu daerah penyangga Jakarta, dengan adanya kota mandiri yang menjadi motor penggerak pengembang properti dengan demografi yang heterogen dan infrastruktur akses transportasi yang terkoneksi.
Tak heran jika layanan green line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas tinggi yang menghubungkan wilayah Banten, Bogor, Tangerang, hingga Jakarta yang terdapat pusat aktivitas ekonomi. pemukiman dan perkantoran.
Saat ini, KAI Commuter mengoperasikan 206 perjalanan di lintas tersebut, dengan 192 perjalanan. KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan juga terus melakukan penguatan infrastruktur, termasuk pengembangan elektrifikasi jalur untuk memperkuat kapasitas dan keandalan layanan.
“KAI Commuter juga terus melakukan evaluasi pola operasi dengan optimalisasi waktu tunggu (headway) antara 10–15 menit pada waktu sibuk pagi maupun sore. Kami juga berencana melakukan penambahan rangkaian yang saat ini masih dalam proses uji coba sarana,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Rabu (25/2/2026).