IDXChannel—Perusahaan teknologi global, Google Cloud, memamerkan keunggulan infrastruktur teknologi terintegrasi (integrated stack) dalam peta persaingan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) global.
Perusahaan ini mengklaim produk dalam ekosistemnya kini telah mendominasi pasar dan sukses merangkul 9 dari 10 laboratorium artificial intelligence terkemuka di dunia.
Google Cloud berfokus pada efisiensi operasional guna menghantarkan kapabilitas AI kepada miliaran pengguna di seluruh dunia secara hemat biaya (cost-effective). Vice President Customer Engineering Google Cloud Asia Pasifik, Moe Abdula, menjelaskan bahwa pemenuhan skala global menuntut cara kerja yang jauh lebih efisien.
Menurutnya, integrasi sistem ini menjadi diferensiasi penting karena mampu membantu para pengembang dan model aplikasi bisnis untuk mencapai nilai bisnis dengan lebih cepat.
Dalam operasionalnya, Google Cloud mengoptimalkan seluruh ekosistem komputasi miliknya, mulai dari aplikasi, platform, ketersediaan data, hingga infrastruktur ciip khusus AI.