Penutupan dilakukan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26.
"Sebagai tindak lanjut hasil paper test pada Minggu (6/9/2026) pukul 00.35 WIB - 01.05 WIB menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Internasional Seokarno-Hatta," kata kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa.
Ditjen Perhubungan Udara juga memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan jadwal penerbangan pada 6 September 2026, mengingat adanya potensi dampak berantai (cascading impact) terhadap rotasi pesawat, ketersediaan armada, jadwal penerbangan berikutnya, serta kapasitas terminal.
(Nur Ichsan Yuniarto)