Dalam infografis yang sama, Iran menegaskan tentang prinsip dan komitmen yang dijunjung dalam pelaksanaan program nuklir tersebut.
Pertama, Fatwa Pemimpin Syahid Republik Islam Iran mengharamkan senjata nuklir. Kedua, senjata pemusnah massal tidak pernah memiliki tempat dalam doktrin pertahanan Iran. Ketiga, teknologi dimanfaatkan bagi kepentingan energi, kesehatan dan penelitian.
Sebelumnya, Prabowo menyinggung mengenai perlombaan membuat senjata nuklir antara negara-negara di Timur Tengah. Hal itu disampaikan saat memberikan taklimat dalam agenda Presidential Briefing Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Prabowo mengatakan Iran telah memiliki senjata nuklir, dan berpotensi mendorong negara-negara lain di kawasan Timur Tengah untuk mengembangkan kemampuan serupa.
"Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir. Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir," katanya.