Para peneliti menemukan bahwa secara umum, negara-negara berpenghasilan menengah cenderung memiliki pandangan positif terhadap China, sementara negara-negara yang lebih kaya cenderung memiliki pandangan yang lebih negatif.
Salah satu pengecualian dari pola ini adalah Singapura, yang memiliki produk domestik bruto (PDB) per kapita tertinggi di antara negara-negara yang disurvei dan sentimen positif yang tinggi terhadap China.
Pandangan paling positif - dan paling negatif - terhadap China dalam survei tersebut berasal dari Asia-Pasifik. Sekitar 90 persen warga Pakistan tampaknya menyukai China, sementara hanya 11 persen warga Jepang yang menyukainya. (Wahyu Dwi Anggoro)