"Daging kita masih belum, ini sedang kita kerjakan, mungkin 4 atau 5 tahun lagi kita swasembada daging ya. Pangan relatif kita aman," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti pengembangan sektor perikanan dan budidaya udang sebagai salah satu program produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dia mengapresiasi hasil panen tambak udang modern di Kebumen yang dinilai memiliki produktivitas tinggi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, satu hektare tambak mampu menghasilkan hingga 40 ton udang dengan harga sekitar Rp70 ribu per kilogram.
"Jadi ini sangat bagus, sangat produktif. Lapangan kerja yang bisa diserap sekarang 650 orang dan semuanya orang lokal. Orang setempat 650 orang bekerja," kata dia.
Prabowo mengatakan pemerintah akan memperluas pembangunan kawasan budidaya perikanan dan udang di berbagai daerah. Selain proyek di Kebumen, pemerintah tengah membangun kawasan budidaya seluas 2.000 hektare di Waingapu, 200 hektare di Gorontalo, serta 14 ribu hektare di wilayah Pantai Utara Jawa Barat.