sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Prabowo Tanyakan Kondisi Lawang Sewu saat Tinjau Stasiun Semarang Tawang

News editor Binti Mufarida
30/07/2026 13:05 WIB
Bobby menjelaskan Stasiun Semarang Tawang mulai beroperasi pada 1914 dan merupakan bagian dari jalur kereta api pertama di Indonesia yang dibangun pada 1867.
Prabowo Tanyakan Kondisi Lawang Sewu saat Tinjau Stasiun Semarang Tawang
Prabowo Tanyakan Kondisi Lawang Sewu saat Tinjau Stasiun Semarang Tawang

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto meninjau Stasiun Semarang Tawang sebelum meresmikan revitalisasi salah satu bangunan cagar budaya tersebut, pada Kamis (30/7/2026).

Setibanya di lokasi, Prabowo langsung mendapat penjelasan langsung dari Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengenai sejarah stasiun, proses revitalisasi, hingga upaya pelestarian bangunan-bangunan heritage milik PT KAI.

Dalam paparannya, Bobby menjelaskan Stasiun Semarang Tawang mulai beroperasi pada 1914 dan merupakan bagian dari jalur kereta api pertama di Indonesia yang dibangun pada 1867.

“Jadi stasiun kita ini beroperasi 1914. Dulu ini adalah jalur kereta pertama, Pak. Tahun 1867. Jadi kita, di KAI ini Pak, kita punya itu lebih dari 680 stasiun itu yang cagar budaya, Pak,” jelas Bobby.

Dia menambahkan, revitalisasi dilakukan dengan mengembalikan bangunan ke bentuk aslinya sekaligus mengatasi persoalan banjir yang selama bertahun-tahun melanda kawasan stasiun.

“Nah kami dalam program sekarang ini Pak, kita kembalikan lagi ke bentuk asalnya, Pak. Nah ini kemarin sebelum kita pugar Pak, ini berkali-kali tiap tahun kena banjir,” ujarnya.

Menurut Bobby, Stasiun Semarang Tawang memiliki luas kawasan mencapai 14,5 hektare, dengan luas fasad depan sekitar 5.300 meter persegi dan total luas bangunan sekitar 13.000 meter persegi. Revitalisasi dilakukan dalam dua tahap, dimulai dari pemulihan fasad depan dan kubah bangunan sesuai bentuk aslinya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement